• Asia,  LIFE,  World

    Cerita Tentang Hla Soe dari Mandalay, Myanmar

    Hla Soe bukan siapa- siapa, cuma seorang tukang becak di Mandalay- Myanmar yang kebetulan berjodoh mengantar kami seharian berkeliling Mandalay. Tubuhnya yang hitam kurus itu nyatanya begitu kuat mengayuh sepeda tua berpuluh kilometer dengan 2 penumpang, saya dan Jenni. Tapi bagi kami, Hla Soe bukanlah tukang becak biasa. Dengan bahasa Inggris terbata- bata, Hla Soe selalu berusaha menjelaskan tentang tempat yang kami datangi. Setia membawakan sepatu dan topi setiap kali masuk pagoda (masuk pagoda sama seperti masuk mesjid, harus lepas alas kaki). Dia juga menyimpan peta objek wisata di Mandalay dan beberapa hotel. Siapa tahu nanti penumpangnya butuh. Yes, Hla Soe juga memposisikan dirinya menjadi tour guide kami! Hla Soe…

  • Asia,  World

    Itinerary Jalan- Jalan ke Myanmar

    Karena ada beberapa temen yang pada bertanya itinerary trip Myanmar saya pada Oktober 2014 lalu, berikut saya buatkan postingan khusus tentang itinerary trip saya tersebut. Saya jalan- jalan ke tiga destinasi utama di Myanmar, yaitu Yangon, Mandalay, dan Bagan. Sebenarnya masih ada beberapa destinasi menarik lainnya seperti Bago dan Inle Lake. Tapi apa daya, keterbatasan waktu membuat saya harus memilih prioritas tempat yang sangat ingin saya datangi. Berikut itinerary singkat Myanmar trip saya berikut sedikit reviewnya, selama 5 hari pada akhir Bulan Oktober 2014: Hari 1 Fight KL- Yangon, tiba di Myanmar jam 08.00 pagi. Waktu local Myanmar adalah GMT+6,5 atau setengah jam lebih lambat dari WIB. Tiba di Yangon,…

  • Asia,  LIFE,  World

    Mingalabar Myanmar!

    Mingalabar berarti halo atau semoga diberkati, biasa digunakan untuk saling menyapa dalam bahasa Myanmar. Penerbangan KL- Yangon dengan si maskapai merah langganan, menurut jadwal akan kami tempuh dalam waktu +- 3 jam. Euphoria akan Myanmar trip membuncah sedari masuk ke ruang tunggu keberangkatan pesawat. Tampaknya sebagian besar penumpang adalah orang Myanmar;tampak dari roman mukanya yang khas Asia Tenggara, mirip dengan orang Indonesia, sebagian ada yang berwajah India, juga ada beberapa biksu berjubah oranye. Saatnya terbang ke Yangon, eks ibu kota Myanmar! Iya, Yangon sudah bukan lagi ibu kota negara Myanmar lho! Sejak 2006 lalu, ibu kota Myanmar telah dipindahkan dari Yangon ke Naypidaw. Tapi Yangon tetap menjadi kota utama dengan…

  • Balloons over Bagan, Myanmar
    Asia,  World

    Saatnya Traveling ke Myanmar!

    Myanmar? Ngapain travelling ke Myanmar? Itu kan bukan negara popular? Memang ada apa di sana? Mau jadi relawan Rohingnya? Mau jengukin Aung San Suu Kyi? Itulah beberapa pertanyaan yang sering dilontarkan teman- teman saya ketika tahu saya akan ke Myanmar. Kalau boleh jujur, Myanmar sebenarnya juga tidak berada dalam top bucket list yang pengen banget saya datangi.

  • Asia,  World

    Penang: Enjoying Street Art in Georgetown

    Aloha Penang! Yep, it’s time to wander around this little town! Penang, especially some part of inner Georgetown is listed as the UNESCO world heritage site since 2008 for its unique architectural and cultural townscape without parallel anywhere in East and Southeast Asia (as wikipedia said). And the good news is that Georgetown has a very stunning street art scattered all over the town. Maps are available in hotel and tourist informations to help us find the location of the street art. Murals are painted in some Georgetown area by Ernest Zacharevic, a Lithuanian-born artist for the Mirrors George Town project as part of Georgetown festival 2012. It is somehow…

  • Asia,  Food,  World

    Penang: Welcome to the Malaysian Food Paradise

    Briyani rice, Char Keow Tiaw, Curry Mee, Assam Laksa, Pasembur, Cane, Naan, Mee sotong, Nasi Lemak, Rojak, Ais Kacang, Ais Cendol, already drooling?hehe *big grin* What can satisfy a hungry tummy other than a delicious food? And Penang has the answer! When I was in the bus to Jetty, Shankeri-an Indian college girl told me that I should try as many food as possible during my stay in Penang. Even Malaysian from KL or other city are willing to come to Penang to taste its delicious food. Yes, I did Shankeri! Haha Then, Pakcik Shahrom-the CAT bus driver also suggested me to try the Penang food. He told me some…

  • Asia,  World

    Penang: Being Solo For A While in The Food Paradise

    Visiting Penang, Malaysia at the beginning of May was my first solo travel abroad. Well, it’s not a full solo trip actually. Just because I departed earlier from Makassar so I arrived in Penang a day earlier than my travelmates- Gina, Cay, Fany. It was only a day being solo. But I got tons of experiences to share during that one day solo. Why Penang? This little town is more interesting than Kuala Lumpur, I thought. For me KL is like Jakarta, a big city full with mall and shopping centre. Hanging aroung KL will just make you drool if you crave for something but then you couldn’t afford it.…

  • Asia,  LIFE,  World

    Matsuyama, dimana ya?

    Melanjutkan postingan sebelumnya, saya mau sedikit cerita flash back tentang perjumpaan saya dengan Matsuyama. Kalau kota Tokyo, Osaka, dan Kyoto pastilah sudah tidak asing lagi ya. Tetapi, kalau Matsuyama mungkin belum banyak yang tahu kan. Matsuyama-shi atau Matsuyama City adalah sebuah kota di pulau Shikoku, Jepang dan merupakan ibu kota prefektur Ehime sekaligus kota terbesar di pulau Shikoku. Sebagai perbandingan ya, pulau utama di Jepang itu adalah pulau Honshu dimana kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, Kyoto, Hiroshima, dll itu berada. Nah, kalau Matsuyama berada di pulau Shikoku, letaknya di bawah pulau Honshu, di atasnya pulau Kyushu.¬†Matsuyama bukanlah kota yang semetropolis Tokyo atau Osaka, kota nya relatif kecil dan tenang. Tidak…

  • Asia,  LIFE,  World

    Titip Rindu untuk Matsuyama

    Suatu siang di musim panas, Juli 2010, saya, untuk pertama kalinya menapakkan kaki di sebuah tempat impian saya sejak beberapa tahun terakhir. Langit di sekitar Bandara Narita, Tokyo siang itu begitu cerah. Kami baru saja tiba setelah beberapa jam penerbangan dari Singapura. Tapi perjalanan belum berhenti, kami harus segera beralih ke Bandara Haneda, untuk melanjutkan penerbangan menuju Matsuyama, di Pulau Shikoku. Yeayyy, Matsuyama here I come!!! Tapi, itu sudah hampir tiga tahun berlalu. Banyak ¬†hal berkesan selama di Matsuyama, pun banyak hal terjadi tiga tahun setelahnya. Banyak hal tersimpan di memori, tetapi sebagian pudar tanpa disengaja. Tak dapat dipungkiri, berada di Matsuyama saat itu adalah salah satu episode terbaik dalam…